Nama Sekolah: SDK Budi Rahayu Palasari
Tahun Berdiri: 1951
Ijin Operasional: SK Gubernur No. KDH/5/1/1985

Jenjang Sekolah: SD
Status Akreditasi & Nilai: A, 95.43
Tanggal/Masa Akreditasi: 30 Desember 2006

Jumlah Siswa:
Jumlah Kelas:
Jumlah Guru/Pegawai: 37/10

Alamat

Palasari, Ekasari
Kec. Melaya, Kab. Jembrana
Bali

Galeri

  1. Lulus ujian dengan baik.
  2. Cerdas.
  3. Bersikap sopan, tanggungjawab, disiplin , jujur, saling menghargai , hidup rukun dan refleksi diri.
  4. Terampil dalam berfikir dan bertindak.
  5. Hidup sehat dalam diri sendiri,makanan dan lingkungan.
  6. Hidup dalam doa, derma, kurban dan kesaksian.

Setelah diizinkannya para Misionasis Katolik dari Negeri Asing masuk ke Pulau Bali melalui Pelabuhan Padang Bai Karang Asem dan Kerajaan Klungkung – Bali Timur. Para Misionaris ini mulai bekarya di Pulau Dewata ini, Tepatnya dari Banjar Tuka. Misi Katolik mulai membuahkan hasil di tempat ini, bahkan mulai berkembang pesat. Walau karena perjuangan itu sendiri membutuhkan banyak pengurbanan, baik dari sisi di dalam keluarga maupun dari sisi kehidupan masyarakat beradat dan berbanjar, Karya Misi ini pun banyak mengalami arar rintangan. Dimana mulai terjadi pertentangan, pecekcokan, di dalam keluarga maupun di adat dan banjar. Hal ini dapat kita maklumi, kita bayangkan saja dengan sebuah keluarga, yang mulanya hidup rukun, aman dan tenteram, tibah – tiba kedatangan tamu asing, yang mencoba merenggut kedamaian itu , dengan caranya sendiri. Hal ini sudah pasti membawa perpecahan, perselisihan dan kesalahpahaman yang tidak mungkin dihindari. Walaupun situasi ini, tidak terjadi disetiap keluarga. Dan tidak dapat dipungkiri, bahwa banyak diantara keluarga –keluarga masyarakat ini sangat mendukung dan menyambut baik “ Pelayanan Misi Katolik “ ini.

Berbekal dari semangat membaja membangun masa depan bagi anak cucu dan keturunan mereka, serta dikuatkan pula oleh Iman yang kuat. Dan didampingi oleh para Misionaris ini, akhirnya terkumpullah 18 ( delapan belas )kepala keluarga dari Daerah Tuka dan sekitarnya. ( Kabupaten Badung ). Mereka berangkat menyisiri tepi pantai, dan tentunya sebuah perjalanan yang sangat melelahkan, mereka tetap bergerak menuju tanah terjanji yaitu PALASARI. Tepatnya pada tanggal 9 September 1949. Rombongan Nabi Musa muda ini menginjakkan kaki di bumi Palasari.

Palasari adalah sebuah nama yang indah. Terletak di Bali Barat, lebih kurang 250 km ke arah barat dari Kota Denpasar.Tepatnya di Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana. Palasari mungkin dapat diartikan sebagai berikut : PALA – dari nama sebuah benda yang dapat dipakai sebagai bahan rempah berfungsi untuk menghangatkan tubuh. Dan SARI – berarti inti-pati. Jadi Palasari adalah sebuah tempat yang nantinya akan menjadi wadah bagi tumbuhnya kehidupan, kehangatan yang berdasarkan Kasih. Dan Kasih itu tidak lain adalah Kristus sendiri yang sudah mereka imani, sejak awal niat mereka datang dan membuka hutan Palasari ini. Demikian kiranya sebersit harapan dari para perintis kita, para pahlawan kita yang telah menyediakan tempat bagi kita, Tanah Kanaan Baru,Tanah terjanji, Bumi Palasari ini. Yang Musanya tidak lain adalah Salah seorang Putera terbaik dari Negeri asing Kerjaaan Belanda, dia adalah Pater Simon Bais, SVD.

Seiring Perjalanan Sang waktu, dan Perjalanan Perjuangan itu sendiri, Pater Simon Bois, SVD dilanjutkan oleh Pater Bernardus Blanken,SVD. Dari Ide beliau pulalah bahwa Palasari tidak akan maju berkembang, jika tanpa sebuah pendidikan yang baik.

Maka Pada tahun 1949 bersama para perintis kita, dibangunlah sebuah gedung sederhana yang bertiang kayu, berlantaikan tanah, berdinding gedeg. Bangunan itu terdiri dari tiga lokal. Dua digunakan untuk ruang kelas dan satu lokal digunakan untuk kamar kerja dan sekaligus kamar tidur beliau.

Dalam perjuangan melanjutkan karya misi pendidikan ini, beliau ( Pater Bernardus Blanken,SVD ) ditemani oleh para guru misionaris lokal Palasari, yaitu :

  1. Bpk. I Gusti Kompiang Jiwa.
  2. Bpk. Ketut Simon.
  3. Bpk. Pan Catri
  4. Bpk. I Nyoman Pegeg.
  5. Bpk. Philipus Parera.
  6. Bpk. Lender.
  7. Bpk. Meter.
  8. Bpk. Limin.

Dengan perjuangan dan semangat yang pantang menyerah,tak kenal putus asah, akhirnya perjuangan inipun membuahkan hasil. Tepatnya pada tanggal 1 Agustus 1951. Sekolah ini resmi beridiri berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Daerah Bali nomor: KDH/ 5/I/85.

Dan Pada tanggal 19 Januari 1951 sekolah ini sudah mulai dipakai dengan jumlah murid sebanyak 82 orang. Diberi nama “SEKOLAH RAKYAT BUDI RAHAYU – PALASARI". Dengan berlindung kepada SANTO ALLOYSIUS. Yang pestanya dirayakan setiap tanggal 21 Juni.

Karena keterbatasan gedung dan tenaga pendidik,sekolah ini mulai dari kelas IV, karna untuk melanjutkan dari anak-anak tempat asalnya (Tuka ) maupun dari Sekolah Rakyat Negeri Adnyasari. Pada tanggal 4 Januari 1952. Datang lagi seorang putera terbaik dari Negeri Asing Kerjaaan Belanda.

Misionaris ini bernama Bruder Ignatius DeVriese,SVD. Mereka bersama mengembangkan dan memajukan karya misi pendidikan di bumi Palasari ini.

Pada tahun 1954, karena kebutuhan kelas, dibangun kembali 3 ruangan kelas, sehingga semua menjadi 6 ruangan. Waktu itu, gedung sekolah masih membelakangi lapangan olah raga (menghadap ke Utara).Ujian Pelulusan pertama kali diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat pada tahun ajaran 1953/1954. Beruji 12 orang dan lulus 4 orang. Dengan tenaga pendidik pada waktu itu adalah :

Kepala Sekolah: Bpk. Piter Laka dari Bumi Flores.
Guru:

  1. Bpk. I Nyoman Pegeg.
  2. Bpk. Philipus Parera.
  3. Bpk. Simon Ketut Pegig.

Pada tahun 1956. Pengelolaan Sekolah ini kemudian diserahkan kepada Suatu Badan Pengurus yang dinamakan Pengurus Yayasan Katolik yang pada waktu itu Pengurusnya bernama Pater. Dr. Hubertus Embuiru, SVD. Seorang putera terbaik dari Bumi Flores. Dan Pimpinan Yayasan Katolik tetinggi adalah Mgr. Dr. Paulus Sani, SVD.

Dan Pada tahun yang sama pula, Para Misionaris ini mengalamai banyak tantangan dan cobaan yang datangnya silih berganti. Dimana Berbagai jenis penyakit datang silih berganti menyerang anak – anak dan orang dewasa, sedangkan tenaga medis sangat terbatas, dan beliaupun sudah dalam kondisi renta karena ikut teserang penyakit, dan terpaksa harus dirawat di Rumah Sakit di Semarang. Beliau adalah Ibu Ayu Sabda Kusuma, salah sorang puteri terbaik dari bumi Jawa Tengah.

Melihat situasi yang sangat kritis inilah, Mgr. Dr. H. Hermens, SVD datang sendiri ke Biara Suster-suster Konggergasi Tapa Denda dan Cinta Kasih Kristiani. Orde ke tiga dari Bapa Serafikus Santo Fransiskus yang berpusat di Jalan Ronggowarsito nomor 8 Semarang. Untuk mohon bantuan tenaga Misionaris di bidang Pendidikan, Kesehatan dan Karya Katekese.

Demikian, semuanya berjalan berjuang mengentaskan kemiskinan, kebodohan dan kebradaban dan melawan segala jenis penyakit. Semuanya diljalani dengan penuh kasih, tanpa keluh-kesah, oleh para misionaris ini, di bumi Palasari.

Tata Tertib Kelas
  1. Hadir di sekolah selambat-lambatnya pkl 06.15.
  2. Kehadiran di sekolah minimal 80 %, untuk diperbolehkan mengikuti US,UKK,UAS,dan UN, REMIDI,dll.
  3. Melaksanakan kebersihan sesuai dengan tugas yang telah diatur untuk menunjang 9 K.
  4. Mengikuti secara aktif setiap dilaksanakan upacara bendera di sekolah.
  5. Berbaris dengan tertib sebelum masuk kelas.
  6. Berdoa bersama sebelum memulai pelajaran dan sesudah usai pelajaran.
  7. Melaksanakan Motto SEKAMI yaitu doa,derma,kurban dan kesaksian, dan melaksanakan kegiatan keagamaan sesuai tempat dan keyakinan masing-masing, dengan penuh hikmat.
  8. Menjaga kesehatan jasmani dengan cara mengkonsumsi makanan yang sehat, dan berolahraga secara teratur.
  9. Selama jam sekolah dilarang meninggalkan dan berbelanja di luar lingkungan sekolah tanpa seizin guru.
  10. Meminta izin apabila meninggalkan kelas ataupun sekolah karena alasan sakit atau alasan lainnya.
  11. Tidak bermain dan makan di dalam kelas disaat jam mengasoh.
  12. Belaku hormat, sopan dan ramah dan tidak menaruh dendam terhadap seluruh warga sekolah.
  13. Berlaku sopan, hormat, dan ramah serta memberi salam terhadap setiap tamu yang datang ke sekolah.
  14. Menjaga kebersihan Sekolah dengan cara:
    • Membuang sampah sesuai tempatnya.
    • Tidak mencoret barang-barang milik sekolah ( tembok-meja-kursi-pagar-pintu dll).
    • Menyiram kloset sampai bersih sebelum meninggalkan toilet.
    • Berani menegur teman yang melakukan pencemaran terhadap kebersihan sekolah.
  1. Bertanggung jawab dan rapi terhadap penggunaan barang-barang milik sekolah dan milik pribadi.
  2. Bersikap terbuka dan jujur terhadap diri sendiri dan terhadap guru.
  3. Selalu siap - sedia melakukan hal-hal yang benar demi kemajuan prestasi.
  4. Berpakaian seragam yang bersih dan rapi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebagai berikut:
    • Senin: Putih-Merah hati ,Topi,dasi, sepatu hitam dan kaos kaki putih.
    • Selasa: Putih-Merah hati, sepatu hitam dan kaos kaki putih.
    • Rabu-Kamis: Putih-putih dan rompi,sepatu hitam dan kaos kaki putih.
    • Jumat: Pramuka, sepatu hitam dan kaos kaki hitam.
    • Sabtu: Coklat dan olah-raga.
  1. Wajib membaca buku perpustakaan, minimal satu buku selama satu minggu.
  2. Apabila menunjukkan prestasi peringkat satu-dua dan tiga pada akhir tahun pelajaran akan diberikan penghargaan berupa berhak memperoleh kesempatan mewakili sekolah untuk mengikuti kegiatan yang diselenggarakan di luar sekolah. Dan hadiah-hadiah lain yang disiapkan sekolah.
  3. Apabila melanggar tata-tertib akan diberikan sanksi berupa:
    • Pemberian tugas yang lebih banyak dari teman.
    • Pemanggilan orang tua / wali.
    • Surat Peringatan.
    • Dikeluarkan dengan tidak hormat.
Tata Tertib Guru & Karyawan
  1. Guru yang sedang piket, datang di sekolah selambat-lambatnya pukul 06.15 wita.
  2. Mengisi daftar hadir pada saat datang dan meninggalkan sekolah.
  3. Menjalankan tugas masing-masing sesuai jadwal program tetap sekolah.
  4. Setiap hari Sabtu wajib mengumpulkan administrasi guru kepada Kepala sekolah atau Kepala Kurikulum, untuk di periksa dan ditandatangani.
  5. Mengikuti doa bersama setiap diadakan doa bersama di depan Gua Bunda Maria.
  6. Mengikuti setiap diadakannya upacara bendera baik di sekolah.
  7. Setiap Wali Kelas,wajib melakukan pemeriksaan UKS terhadap murid binaanya setiap pagi,pada saat murid bersalaman dengan guru sebelum masuk kelas.
  8. Berperan serta aktif dalam setiap diselenggarakan rapat dewan guru di sekolah.
  9. Mengikuti kegiatan kelompok kerja guru sesuai jadwal yang dibuat oleh Sekolah dan Gugus Tambora Kecamatan Melaya.
  10. Setelah mengikuti kegiatan Kelompok Kerja Guru,seminar,diklat,atau tugas belajar lainnya, wajib melaporkan kepada kepala sekolah dan menulis reverensi secara singkat di buku Pengendalian Mutu Guru, yang telah disediakan di sekolah.
  11. Membawa surat tugas dari sekolah,apabila meninggalkan sekolah karena tugas kedinasan, dan mengembalikan surat tugas setelah mendapat visum oleh yang berwajib.
  12. Memberikan tugas kepada murid, apa bila meninggalkan sekolah karena tugas kedinasan atau kepentingan lainnya.
  13. Membuat surat izin / pemberitahuan dua hari sebelumnya, bila tidak dapat menjalankan tugas secara terencana.
  14. Menunjukkan perilaku guru ( digugu dan ditiru ) di dalam kehidupan bermasyarakat, dimanapun berada.
  15. Tidak mengatifkan HP ke ruang kelas pada saat melaksanakan tugas mengajar.
  16. Apabila karyawan menunjukkan prestasi baik. Di dalam bidang akademik maupun bidang non akademik akan diberikan penghargaan berupa:
    • Piagam Penghargaan.
    • Usulan percepatan kenaikan pangkat / promosi pangkat.
  1. Apabila karyawan melanggar tata-tertib dan tugas pokoknya,akan diberikan sanksi berupa:
    • Pendekatan pribadi.
    • Surat peringatan.
    • Menurunkan DP3.
  1. Berpakaian seragam yang bersih dan rapi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebagai berikut :
    • Senin: Baju Dinas, sepatu fantovel, topi PGRI.
    • Selasa - Rabu: Baju putih bawahan gelap, sepatu fantovel.
    • Kamis: Adat Madya.
    • Jumat: Batik merah bawahan gelap, sepatu fantovel.
    • Sabtu: Tarining, sepatu olahraga.
  1. Pulang jam 13.00 dan wajib menyelesaikan administrasi guru sebelum meninggalkan sekolah
  1. Ruang Kelas
  2. Lapangan Olahraga
  3. Perpustakaan
  4. Kantin Sekolah
  5. UKS
  6. Tempat Ibadah
  7. Tempat Cuci Tangan

SDK BUDI RAHAYU PALASARI memiliki jumlah rombel sebanyak 6, dengan uraian sebagai berikut:

Uraian Rombel 1 Rombel 2 Rombel 3 Rombel 4 Rombel 5 Rombel 6
L P Tot L P Tot L P Tot L P Tot L P Tot L P Tot
Jumlah 9 6 15 10 6 16 7 8 15 11 4 15 9 9 18 6 7 13

KEPALA SEKOLAH & GURU

Kepala Sekolah:

Dra. Winibertha Esya Hendrawati

Guru Kelas:
  1. I Ketut Supriadhi, S.Pd
  2. Theresia Ni Wayan Suarthi, S.Pd
  3. Arnoldena Yosefa ni Luh Tanti Purnamiyanti
  4. Made Pariasi, S.Pd
  5. Dra. Ni Putu Lestiawati, S.Pd
  6. Ni Made Lioni Garbrina, S.Pd
  7. Theresia Fentie Noviandari
  8. Darius Beda Lasar, S.Ag
  1. Berkebun
  2. Seni Tari
  3. Pramuka
  4. Renang

Proses pendaftaran:

  1. Calon siswa mengisi form pendaftaran online dengan lengkap dan benar, setelah klik KIRIM, calon siswa akan menerima balasan email sebagai bukti sudah mendaftar.
  2. Calon siswa menerima balasan email dari pihak sekolah beserta informasi terkait pendaftaran siswa baru dan berkas-berkas yang harus dilengkapi.
  3. Calon siswa wajib membawa dan memberikan berkas-berkas yang diperlukan dengan datang langsung ke sekolah.

Silahkan isi data-data dibawah ini dengan lengkap dan benar.