Nama Sekolah: SMP St. Yoseph Denpasar
Tahun Berdiri: 1960
Ijin Operasional: 980/D/Um/4/YS/1986

Jenjang Sekolah: SMP
Status Akreditasi & Nilai: A, 93.59
Tahun/Masa Akreditasi: 2015

Jumlah Siswa: 1076
Jumlah Kelas: 33
Jumlah Guru/Pegawai:

Alamat

Jl. Serma Kawi no. 4, Dauh Puri Klod
Kec. Denpasar Barat
Kota Denpasar - Bali

Telp.: (0361) 236459

Galeri

SMAK SANTO YOSEPH (SWASTIASTU) Didirikan 1 Agustus 1964 Dibawah naungan “YAYASAN SWASTIASTU”, didirikan oleh Romo Herman embueru, SVD. Awal berdirinya, setahun lamanya  SMAK Swastiastu menumpang di gedung SMPK Swastiastu yang sekarang lokasinya ditempati oleh SDK Santo Yoseph 1 dan 2. Tahun ke dua setelah gedung megah yang temboknya di hiasi dengan batu paras selesai di bangun,s Siswa-siswi SMAK Swastiastu resmi menempati gedung barunya (yang lokasinya kita tempati saat ini, pada tahun 1965).

Pada gang masuk terpampang prasasti dari ukiran kayu yang bertuliskan sbb: “DIOCOESI SANCTI HYPOLITY GRATIAS AGENTES SANTI JOSEPHI COLEGII DISCIPULL SESE” (“Rahmat mewakili para kudus, semoga para kudus memberkati Sekolah Santo Yoseph , Supaya sekolah kita ini mengikuti para kudus (12 Rasul)”).

Pada awal perjalanan, SMA ini secara resmi diberi nama “SMAK SANTO YOSEPH DENPASAR” akan tetapi masyarakat lebih cenderung dan lebih mengenal dengan nama “SMAK Swastiastu Denpasar”. Padahal nama SWASTIASTU sebenarnya adalah nama YAYASAN yang menaungi SMAK, SMPK, SDK dan TK Santo Yoseph pada saat itu.

Februari 2000 Nama YAYASAN SWASTIASTU berganti nama menjadi YAYASAN INSAN MANDIRI, demikian pula Nama SMAK Swastiastu Denpasar dikembalikan ke nama awalnya menjadi “SMAK SANTO YOSEPH DENPASAR”. Santo Yoseph adalah Nama pelindung Sekolah yang setiap tahun darayakan pada tanggal 19 Maret. Dalam perjalanannya SMAK SANTO YOSEPH DENPASAR pernah mengalami perubahan Nama menjadi SMUK SANTO YOSEPH Denpasar dan saat ini kembali menjadi SMAK SANTO YOSEPH DENPASAR.

Kepala Sekolah SMAK St. Yoseph Denpasar dari generasi ke generasi:

  1. Sr. Alphonsa (1964-1965)
  2. Sr. Leonarda (1965-1970)
  3. Sr. Seraphine (1971-1972)
  4. Sr. Theresia (1973)
  5. Sr. Bonaventura (1974)
  6. B. Yan Tabal, B.A. (1975-1976)
  7. P. Y. Sunarta (1977-1983)
  8. Drs. Piet Wayan Lamun (1983-1987)
  9. Drs. Y.B. Soetiksno (1987-1992)
  10. Drs. Paulus Kt. Dongker (1992-2002)
  11. Drs.Piet Nengah Suena (2002-2007)
  12. Drs. Nyoman Sunarya (2007-2016).
PEDOMAN UMUM

A. KODE KEHORMATAN DAN JANJI SISWA

SMAK Santo Yoseph Denpasar dituntut untuk memanfaatkan jati dirinya dengan memahami, menghayati, dan melaksanakan Kode Kehormatan dan Janji Siswa, seperti berikut:

1. Kode Kehormatan Peserta Didik

a. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
b. Menyadari hak dan kewajiban peserta didik
c. Hormat kepada Guru dan Orang tua
d. Pantang mencontek
e. Pantang menipu
f. Pantang mencuri
g. Pantang berkelahi
h. Pantang memalak
i. Pantang berbuat Asusila
j. Pantang  menyalahgunakan NARKOBA.

2. Janji Peserta Didik

a. Setia dan taat kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
b. Menjunjung tinggi nama baik sekolah dan almamater.
c. Mengakui hanya OSIS sebagai organisasi resmi di sekolah dan tidak membentuk organisasi selain OSIS.
d. Taat kepada peraturan dan Tata Tertib  Sekolah.
e. Menjunjung tinggi disiplin, bersikap sopan, jujur, dan adil terhadap sesama.
f. Menjaga dan memelihara sarana dan prasarana sekolah sebagaimana menjaga milik sendiri.
g. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah.
h. Mengikuti pelajaran sekolah dengan sepenuh hati.
i. Menghormati bapak /ibu guru dan karyawan sebagaimana menghormati orangtua sendiri.
j. Membina rasa kekeluargaan dan hormat kepada rekan-rekan almamater dan sesama.

B. MANFAAT DAN TUJUAN PERATURAN PESERTA DIDIK

  1. Peraturan ini disusun untuk menjadi pedoman pelaksanaan seluruh kegiatan peserta didik pada kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
  2. Peraturan peserta didik bertujuan membentuk pribadi siswa agar dapat memiliki sikap mulia sebagai kader penerus perjuangan bangsa yang beriman, bertagwa, jujur, berani, mandiri, bijaksana, dan bertanggung jawab dan dapat menjadi teladan bagi masyarakat dan lingkungannya.

C. KETENTUAN DASAR

  1. Buku ini merupakan pedoman siswa untuk menegakkan tata tertib dan disiplin yang bersumber pada nilai-nilai luhur kepribadian bangsa seperti:
  2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  3. Perda Kota Denpasar Nomor 7 Tahun 2013 tentang kawasan tanpa rokok.
  4. Visi, Misi SMAK Santo Yoseph Denpasar
  5. Kode Kehormatan dan Janji siswa
  6. Hasil rapat Dewan Guru SMAK Santo Yoseph Denpasar.
  7. Peserta didik SMAK Santo Yoseph Denpasar wajib memahami, menghayati dan melaksanakan nilai-nilai serta norma yang terdapat dalam Buku Peraturan Siswa ini, di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
  8. Setelah menyelesaikan pendidikannya di SMAK Santo Yoseph Denpasar, siswa memiliki bekal ilmu pengetahuan dan kepribadian yang memadai untuk mengembangkan diri di masyarakat dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di dalam maupun di luar negeri.

D. TUGAS, HAK DAN KEWAJIBAN

  1. Tugas utama peserta didik adalah belajar dan selama mengikuti pendidikan di SMAK Santo Yoseph, wajib mengikuti seluruh kegiatan yang ditentukan oleh sekolah
  2. Peserta didik wajib memelihara peralatan dan fasilitas sekolah baik yang ada di ruang Kelas, Kantor maupun Laboratorium. Apabila menghilangkan atau merusakkan wajib melapor kepada guru wali kelas, guru praktik atau petugas yang bertanggungjawab.
  3. Peserta didik dengan sadar dan penuh rasa tanggung jawab wajib mentaati semua ketentuan, peraturan dan prosedur yang ditetapkan oleh sekolah maupun Yayasan.
  4. Peserta didik wajib menyelesaikan pembayaran SPP pada awal bulan selambat-lambatnya tanggal 10 setiap bulan.
  5. Peserta didik berhak mendapatkan pendidikan dan pengajaran, sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah.
  6. Setiap peserta didik berhak mengajukan saran untuk kemajuan sekolah, baik secara lisan maupun tertulis melalui MPK, guru, wali kelas, guru BK, untuk disampaikan kepada pemimpin sekolah.
  7. Peserta didik berhak mendapat 300 poin sejak masuk SMAK Santo Yoseph Denpasar dan berusaha untuk tidak melakukan pelanggaran  supaya poin tersebut dapat dipertahankan sampai tamat.

E. ORGANISASI

  1. Untuk menumbuhkan, melatih dan mengembangkan potensi kepemimpinan peserta didik, dibentuklah Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Seluruh kegiatan kesiswaan dikoordinir oleh OSIS dengan pendampingan dari Pembina OSIS atau guru yang ditunjuk.
  2. Pembentukan organisasi siswa ditentukan dengan Surat Keputusan Kepala Sekolah dengan struktur sesuai ketentuan dan prosedur yang ditetapkan Departemen Pendidikan dan Kebudayan Nasional, dan ketentuan lain yang ditetapkan Yayasan. Pemilihan pengurus OSIS dilaksanakan secara langsung dan terbuka oleh siswa didampingi oleh Majelis Pembina OSIS (MBO). Hasil pemilihan disahkan oleh Kepala Sekolah dalam acara pelantikan.
  3. Untuk menjaga hubungan harmonis antara orangtua/ wali siswa dengan sekolah dan Yayasan dibentuk Komite Sekolah dan paguyuban kelas.
  4. Pengurus Komite Sekolah dipilih oleh orang tua/wali murid pada awal Tahun Pelajaran atau selambat-lambatnya 30 (tigapuluh) hari setelah proses pembelajaran dimulai.

F. KEGIATAN KEAGAMAAN

  1. Seluruh peserta didik wajib melaksanakan doa pagi, siang dan pada saat pulang
  2. Peserta didik dibimbing melalui kegiatan pengajaran atau kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di sekolah.
  3. Pelaksanaan doa, misa bulanan, natal, pesta pelindung sekolah, paskah dan pesta ulang tahun sekolahdiselenggarakan sekolah.
  4. Pelaksanaan kegiatan keagamaan lainnya disesuaikan dengan kalender pendidikan dan dilaksanakan di tempat yang disepakati bersama.
  5. Pelaksanaan kegiatan keagamaan di dalam lingkungan sekolah tidak boleh bertentangan dengan prinsip-prinsip kerukunan hidup umat beragama.

G. DOA BERSAMA

  1. Setiap hari peserta didik wajib berada di kelas pada pukul 07.10 Wita untuk menyanyikan lagu dan doa pagi. Doa hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu dalam bahasa Indonesia sedangkan hari Jumat dalam Bahasa Inggris.
  2. Petugas pemimpin doa wajib datang 10 menit sebelum ibadat pagi dimulai.
  3. Doa Angelus/ Ratu Surga didoakan setiap hari pada pukul 12.00 Wita
  4. Doa penutup dipandu dari Piket.

H. PENGASUHAN

  1. Pengasuhan bertujuan untuk membentuk peserta didik agar mampu menghayati dan mengamalkan nilai-nilai kejujuran, belas kasih, serta menguasai pengetahuan akademis dalam rangka pembentukan kepribadian dengan titik berat pada watak beriman dan taqwa, jujur, bertanggung jawab, mandiri dan bijaksana. Kegiatan pengasuhan meliputi pengasuhan mental, inteligensi dan jasmani yang dilaksanakan secara simultan dan terintegrasi.
  2. Peserta didik wajib aktif mengikuti kegiatan-kegiatan pengasuhan sebagai berikut:
  3. Pembinaan kehidupan mental spiritual meliputi seluruh kegiatan yang dilakukan peserta didik terutama kegiatan rekoleksi tahunan untuk mengembangkan dan memantapkan kesadaran berbangsa dan bernegara serta keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  4. Pembinaan Kepemimpinan meliputi kegiatan yang harus dilakukan peserta didik untuk mengembangkan potensi kepemimpinannya melalui penugasan sebagai MPK, Pengurus OSIS, Pengurus Kelas, Pemimpin dan Petugas upacara bendera serta penugasan perseorangan lainnya. Pembinaan ini bertujuan juga untuk membina persahabatan yang sehat dan bermanfaat, memupuk rasa persatuan dan kesatuan, rasa tanggungjawab dan kebangsaan serta seluruh aspek-aspek kepribadian dalam hubungannya dengan kehidupan sosial siswa.
  5. Pembinaan karakter meliputi kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh siswa setiap akhir bulan melalui pembinaan wali kelas dan pendidikan nilai yang diikuti oleh peserta didik kelas X (sepuluh) setiap bulan Januari.
  6. Pembinaan Keterampilan Olahraga dan Kesehatan Jasmani meliputi kegiatan yang dilakukan peserta didik untuk mengembangkan dan memelihara kesehatan jasmani dan kemampuan serta prestasi olahraga. Pembinaan ini bertujuan untuk menanamkan jiwa sportif dan daya juang selain memelihara kondisi jasmani yang serasi, yang dapat mendukung pelaksanaan tugasnya sebagai peserta didik yang handal.
  7. Pembinaan motivasi belajar dan olah pikir, meliputi kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik untuk mengembangkan dan memupuk daya kreasi, perhatian terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi, semangat berprestasi serta aspek-aspek kepribadian lainnya.

I. BENDERA DAN LAGU KEBANGSAAN

  1. Setiap hari Senin ke-3 dalam bulan dan hari-hari besar nasional diadakan upacara penaikan bendera.
  2. Lagu kebangsaan dinyanyikan pada saat penaikan bendera, dan peserta didik yang bertugas wajib menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat.
  3. Peserta didik wajib menunjukkan sikap hormat dan memberi penghormatan pada saat penaikan bendera.
No Juara Nama Kejuaraan/Lomba Tingkat Bidang Tahun Pelajaran
1 III Pidato Berbahasa Bali Kota Denpasar Akademik 2002-2003
2 II Menyalin Aksara Bali Kota Denpasar Akademik 2002-2003
3 II Menyalin Aksara Bali Kota Denpasar Akademik 2003-2004
4 II Pemain Drama Unggulan Pria Kota Denpasar Kesenian 2003-2004
6 III Basket Kota Denpasar Olah raga 2003-2004
7 HRP III Lomba Karya Ilmiah Populer Kota Denpasar Akademik 2004-2005
8 II Lomba Bahasa Inggris Kota Denpasar Akademik 2004-2005
9 III Lomba Bahasa Inggris Kota Denpasar Akademik 2004-2005
11 I Lomba Komputer Kota Denpasar Akademik 2004-2005
12 HRP II Cover Putri Kebaya Kota Denpasar Kesenian 2004-2005
13 III Olimpiade Matematika Kota Denpasar Akademik 2004-2005
14 I Pembawa acara terbaik di TV RI Umum 2004-2005
15 I LKTI Nasional Akademik 2004-2005
16 II Band Daerah Kesenian 2004-2005
17 III  Strory Telling Daerah Akademik 2004-2005
18 I Informatics Rally Games 2005 Universitas Kristen Petra Akademik 2004-2005
19 HRP II Cover Putri Nasional Kesenian 2004-2005
20 HRP II Informatian Rally Game Nasional Akademik 2004-2005
21 I Informatian Rally Game Nasional Akademik 2004-2005
22 I Informatics Rally Games 2005 Universitas Kristen Petra Akademik 2004-2005
23 I Tenis Lapangan Nasional Olah raga 2004-2005
24 I Baca Puisi Daerah Kesenian 2004-2005
25 II Pemain Pria terbaik II PSR Daerah Kesenian 2004-2005
26 I Lomba Jurnalistik Daerah Akademik 2004-2005
27 I Lomba Karaoke Daerah Olah raga 2004-2005
28 I Pesilat terbaik Porjar Daerah Olah raga 2004-2005
29 II Bali English Olympic Daerah Akademik 2004-2005
30 II Tunggal Putri Tenis (Yunior tingkat Nasional) Nasional Olah raga 2005-2006
31 I Ganda Putri Tenis (Yunior terbuka) Nasional Olah raga 2005-2006
32 II Karate Nasional Olah raga 2005-2006
33 III Inkai Putri Provinsi (Singaraja) Olah raga 2005-2006
34 I Desain sampul Majalah Sekolah Daerah Akademik 2005-2006
35 I Lomba Baca Puisi Daerah Kesenian 2006-2007
36 I Orator Provinsi Kesenian 2006-2007
37 II Tenis Lapangan Tunggal Putri Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
38 I Tenis Lapangan Ganda Putri Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
39 I Karate Komite Putri Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
40 III Renang 200 M Gaya Ganti Perorangan Putri Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
41 II Renang 200 M Gaya Kupu-kupu Putra Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
42 III Renang 50 M Gaya Punggung Putra Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
43 III Renang 100 M Gaya Punggung Putri Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
44 III Bulu Tangkis Tunggal Putri Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
45 III Bulu Tangkis Ganda Putri Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
46 II Pencak Silat Komite Perorangan Putra Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
47 III Pencak Silat Komite Perorangan Putra Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
48 III Soft Ball Beregu Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
49 III Sepak Bola Beregu Kota Denpasar Olah raga 2006-2007
50 III Karikatur Provinsi Kesenian 2007-2008
51 II Lomba Baca Puisi Putra Provinsi Kesenian 2007-2008
52 III Lomba Baca Puisi Putra Provinsi Kesenian 2007-2008
53 II Lomba Panjat Tebing Speed 20M Beregu Putra Provinsi Olah raga 2007-2008
54 I Lomba Musikalitsasi Puisi Kota Denpasar Kesenian 2007-2008
55 II Lomba Musikalisasi  Puisi Kota Denpasar Kesenian 2007-2008
56 I Pidato Proklamasi Provinsi Akademik 2007-2008
57 I Pidato Bahasa Jepang Provinsi Akademik 2007-2008
58 III Koran Dinding Provinsi Akademik 2007-2008
59 I Membaca berita Bahasa Jepang Provinsi Akademik 2007-2008
60 II Lomba Debat Kota Denpasar Akademik 2007-2008
61 II Lomba Menulis Hiragana Hatakana Kota Denpasar Akademik 2007-2008
62 III Speech Contest Kota Denpasar Akademik 2007-2008
63 III Lomba Penlisan Artikel Kepemimpinan Kota Denpasar Akademik 2007-2008
  III Lomba Membaca Puisi Provinsi Akademik 2007-2008
64 II Panjat Tebing Provinsi Olahraga 2007-2008
65 I Musikalisasi Provinsi Kesenian 2007-2008
66 Harapan III Framentasi Puisi Provinsi Kesenian 2007-2008
67 III Lomba Penghijauan Provinsi Akademik 2007-208
68 II Lomba Kriya Kota Denpasar Akademik 2007-2008
69 I Bass Ball Provinsi Olahraga 2007-2008
70 III Basket Kota Denpasar Olahraga 2007-2008
71 II Panjat Tebing Kota Denpasar Olahraga 2008-2009
72 I Lomba Cerdas Cermat Agama Budha Kota Denpasar Akademik 2008-2009
73 Harapan II Pidato Bahasa Jepang Kota Denpasar Akademik 2008-2009
74 I Pidato Bahasa Jepang Provinsi Akademik 2008-2009
75 III Olimpiade Akuntansi Provinsi Akademik 2008-2009
76 II Lomba Debat Provinsi Akademik 2008-2009
77 III Lomba Cerdas Cermat Agama Budha Kota Denpasar Akademik 2008-2009
78 I Menulis Artikel Provinsi Akademik 2008-2009
79 I Menulis Cerpen Kota Denpasar Akademik 2008-2009
80 I Kejurda Base Ball antar Club Cup III 2009 Provinsi Olah Raga 2009-2010
81 II Lomba Band HUT SMAN 2 Denpasar ke 44 Kodya Denpasar Kesenian 2009-2010
82 I Lomba Monolog Olimpiade Sasstra Provinsi Sastra 2009-2010
83 I Olimpiade Musikalisasi Puisi Provinsi Kesenian Teater 2009-2010
84 II Lomba Menulis Cerpen Provinsi Akademik 2009-2010
85 III Pentas Jurnalis Meia Ekonomi (Pena) Kodya Denpasar Akademik 2009-2010
86   Paskibraka Provinsi Non Akademik 2009-2010
87 I Festival Band antar Pelajar dan Umumse Bali dalam rangka 25 th Universitas Warmadewa Denpasar Provinsi Kesenian 2009-2010
88 I Porjar Provinsi Kejuaraan Kempo Provinsi Olah Raga 2009-2010
89 II Lomba Desain Blog Tk. SMA/SMK se Bali Provinsi Akademik 2009-2010
90 Harapan I Lomba Monolog (Bulan Bahasa 2009) Kota Denpasar Kesenian 2009-2010
91 II Basket Putri Kota Denpasar Olah Raga 2009-2010
92 I Basket Putri Kota Denpasar Olah Raga 2009-2010
93 III Musikalisasi Puisi Politehnik Negeri Bali Kota Denpasar Kesenian 2009-2010
94 Harapan II Lomba Pidato Bahasa Bali di Kantor Badan Perpustakaan dan Dokumentasi Kota Denpasar Kota Denpasar Akademik 2009-2010
95 III Lomba Menulis Cerpen Kota Denpasar Akademik 2009-2010
96 II Dance Copetition Kota Denpasar Kesenian 2009-2010
97 I Lomba Pidato Bahasa Jepang Kota Denpasar Akademik 2009-2010
98 II Lomba Pidaato Bahasa Jepang Tk. SMA/SMK Provinsi Akademik 2009-2010
99 II Lomba Pidaato Bahasa Jepang Tk. SMA/SMK di Fak Sastra UNUD Kota Denpasar Akademik 2009-2010
100 II Lomba Bahasa Inggris STIBA Saraswati Denpasar Provinsi
  1. Ruang belajar: 30 ruang
  2. Ruang kepala sekolah: 1 ruang
  3. Ruang wakil kepala sekolah: 1 ruang
  4. Ruang guru: 1 ruang
  5. Laboratorium:
    • Laboratorium Fisika: 1 ruang
    • Laboratorium Biologi: 1 ruang
    • Laboratorium Kimia: 1 ruang
    • Laboratorium Komputer: 2 ruang (tersedia akses Internet)
    • Laboratorium Bahasa: 1 ruang
  6. Lapangan:
    • Lapangan Bulu Tangkis: 1 lapangan
    • Lapangan basket: 1 lapangan
  7. Tempat parkir
    • Parkiran sepeda / sepeda motor murid
    • Parkiran sepeda motor guru dan staf
  8. Tata usaha: 1 ruang
  9. Perpustakaan: 1 ruang
  10. Ruang Doa
  11. Aula sekolah
  12. Ruang tamu
  13. Unit Kesehatan Sekolah: 1 ruang
  14. BP/BK: 2 ruang
  15. Koperasi: 1 ruang
  16. OSIS: 1 ruang
  17. Kantin: 4 kantin
  18. Pos satpam
  19. Toilet:
    • Toilet siswa: 24 ruang
    • Toilet guru: 4 ruang
  20. Fasilitas kelingkungan:
    • Taman hijau
    • Ekosistem buatan
  21. Fasilitas tambahan: area WIFI (24 jam).

SMAK SANTO YOSEPH DENPASAR memiliki jumlah rombel sebanyak 33, dengan uraian sebagai berikut:

Uraian Rombel 10 Rombel 11 Rombel 12
L P Tot L P Tot L P Tot
Jumlah 194 200 394 144 171 315 163 204 367

Pengertian Pengelolaan Pendidikan

Pasal 39 UU No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas, yang menyatakan bahwa (1) Tenaga kependidikan bertugas melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis untuk menunjang proses pendidikan pada satuan pendidikan, dan (2) Pendidik merupakan tenaga profesional yang bertugas merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, terutama bagi pendidikypadayperguruanytinggi.

Pengelolaan pendidikan berasal dari kata manajemen, sedangkan istilah manajemen sama artinya dengan administrasi ( Oteng Sutisna:1983). Dapat diartikan pengelolaan pendidikan sebagai supaya untuk menerapkan kaidah-kaidah adiministrasi dalam bidang pendidikan.

Pengertian Pendidik:

Dari segi bahasa, seperti yang dikutip Abudin Nata dari WJS, Poerwadarminta pengertian pendidik adalah orang yang mendidik. Pengertian ini memberikan kesan, bahwa pendidik adalah orang yang melakukan kegiatan dalam bidang mendidik. Pendidik dalam bahasa Inggris disebut Teacher, dalam bahasa Arab disebut Ustadz, Mudarris, Mu’alim dan Mu’adib. Dalam literatur lainya kita mengenal guru, dosen, pengajar, tutor, lecturer, educator, trainer dan lain sebagainya.

Beberapa kata di atas secara keseluruhan terhimpun dalam kata pendidik, karena keseluruhan kata tersebut mengacu kepada seorang yang memberikan pengetahuan, keterampilan atau pengalaman kepada orang lain. Kata-kata yang bervariasi tersebut menunjukan adanya perbedaan ruang gerak dan lingkungan di mana pengetahuan dan keterampilan diberikan.

Dari istilah-istilah sinonim di atas, kata pendidik secara fungsional menunjukan kepada seseorang yang melakukan kegiatan dalam memberikan pengetahuan, keterampilan, pendidikan, pengalaman, dan sebagainya, bisa siapa saja dan dimana saja. Secara luas dalam keluarga adalah orang tua, guru jika itu disekolah, di kampus disebut dosen, di pesantren disebut murabbi atau kyaiydanylainysebagainya.

Pengertian Tenaga Kependidikan:

Tenaga Kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang Penyelenggaraan Pendidikan. Yang termasuk ke dalam tenaga kependidikan adalah: kepala satuan pendidikan; pendidik; dan tenaga kependidikan lainnya.

Kepala Satuan Pendidikan yaitu orang yang diberi wewenang dan tanggung jawab untuk memimpin satuan pendidikan tersebut. Kepala Satuan Pendidikan harus mampu melaksanakan peran dan tugasnya sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, motivator, figur dan mediator (Emaslim-FM) Istilah lain untuk Kepala Satuan Pendidikan adalah: Kepala Sekolah, Rektor, Direktur, serta istilah lainnya. Sedangkan pendidik atau di Indonesia lebih dikenal dengan pengajar, adalah tenaga kependidikan yang berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan dengan tugas khusus sebagai profesi pendidik. Pendidik mempunyai sebutan lain sesuai kekhususannya yaitu: Guru, Dosen, Konselor, Pamong belajar, widyaiswara, tutor, instruktur, fasilitator, Ustadz, dan sebutan lainnya.

Tenaga Kependidikan lainnya ialah orang yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan, walaupun secara tidak langsung terlibat dalam proses pendidikan, diantaranya:

  1. Wakil-wakil/Kepala urusan umumnya pendidik yang mempunyai tugas tambahan dalam bidang yang khusus, untuk membantu Kepala Satuan Pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan pada institusi tersebut. Contoh: Kepala Urusan Kurikulum.
  2. Tata usaha, adalah Tenaga Kependidikan yang bertugas dalam bidang administrasi instansi tersebut. Bidang administrasi yang dikelola diantaranya; Administrasi surat menyurat dan pengarsipan, Administrasi Kepegawaian, Administrasi Peserta Didik, Administrasi Keuangan, Administrasi Inventaris dan lain-lain.
  3. Laboran, adalah petugas khusus yang bertanggung jawab terhadap alat dan bahan di Laboratorium.