Nama Sekolah: SMAK Thomas Aquino
Tahun Berdiri: 1981
Ijin Operasional: 128/III/Pend/g/YS/1981

Jenjang Sekolah: SMA
Status Akreditasi & Nilai: A, 92.00
Tanggal/Masa Akreditasi:

Jumlah Siswa:
Jumlah Kelas:
Jumlah Guru/Pegawai:

Alamat

Gg Pacar IX, Banjar Tengah
Tangeb, Abianbase, Kec. Mengwi
Kabupaten Badung, Bali 81152

Telp.: (0361) 428156

Galeri

Tujuan sekolah sebagai bagian dari tujuan pendidikan Nasional dengan bernafaskan visi misi sekolah adalah membantu para peserta didik untuk:

  1. tercapainya prestasi akademis dengan NUN rata-rata 6,25
  2. tercapainya prestasi dalam lomba olimpiade sains dan olimpiade ilmu sosial minimal sebagai juara dua di tingkat kabupaten;
  3. terwujudnya prestasi dalam porsenijar sebagai juara satu bola volley putra di tingkat Kabupaten Badung;
  4. meningkatkan kecerdasan intelektual seperti cara berpikir yang rasional, analitis, ilmiah;
  5. meningkatkan kecerdasan emosional seperti terbentuknya sikap cinta kasih dan peduli terhadap sesama terutama tehadap mereka yang termarginalkan;
  6. meningkatkan kecerdasan spiritual dan berakhlak mulia, seperti taat beragama dan patuh terhadap norma-norma kehidupan bermasyarakat dan menghargai serta menjaga keberlangsungan kehidupan alam lingkungan sekitarnya;
  7. berketrampilan untuk hidup mandiri dan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan lebih lanjut.

SMA K Swastiastu Tangeb didirikan tahun ajaran 1981/1982 oleh Ketua Yayasan Swastiastu Pusat Drs. Piet Nyoman Giri, Pr. Dengan surat tertanggal 28 Maret 1981 nomor.901/D/UM/A/YS/1981 dan dengan surat pemberitahuan kepada Bapak Kepala Kantor Wilayah Departemen P dan K Prop. Bali tanggal 25 April 1981 nomor 128/III/Pend/g/YS/1981.

Tetapi untuk tahun ajaran 1981/1982 kepala Kanwil Dep P dan K Prop. Bali, Drs I Gst Agung Gede Oka, belum dapat menyetujui, dengan dikeluarkannya surat pemberitahuan tertanggal 27 Mei 1981 Nomor: 198/I.la.81, dengan alasan:

  1. Di Kecamatan Mengwi sudah ada SMA Negeri dan 2 buah SMA Swasta yang masih cukup dapat menampung tamatan SMP di Kecamatan Mengwi yang berkeinginan melanjutkan ke SMA.
  2. Kedua buah SMA Swasta yang ada (SMA PGRI Mengwi dan SMA Wasundari Mengwi) relatif masih lemah.
  3. Di desa Untal-Untal Kec. Mengwi, pernah ada sebuah SMA yang karena jumlah muridnya kurang memenuhi syarat, akhirnya dipindahkan ke kota Denpasar.

Pada tahun ajaran 1982/1983 terdaftar sebagai SMA Swasta dalam lingkungan pembinaan Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Bali dengan dikeluarkannya surat keputusan oleh Kepala kantor Wilayah Dep. P dan K Drs. I Gst Agung Gede Oka, tertanggal 21 Juni 1982 nomor 251/I.l9.l/I.19.82.

Pada tahun ajaran 1999/2000 banyak berdiri sekolah swasta dengan ciri khas masing-masing. Bulan Januari tahun 2000 ada situasi kemasyarakatan yang menghendaki agar semua lembaga pendidikan swasta meninjau ulang nama Yayasan dan nama sekolah sesuai dengan ciri khas mereka.

Yayasan Swastiastu Pusat mengadakan pertemuan seluruh Kepala Sekolah bertempat di Keuskupan Denpasar,jalan Rambutan untuk membicarakan hal tersebut. Kesimpulan dari pertemuan tersebut nama Yayasan Swastiastu diganti dengan nama Yayasan Insan Mandiri, dan sekolah-sekolah menggunakan nama pelindung orang suci.

Sejak didirikan SMAK Swatiastu Tangeb sudah memilih nama pelindung “Thomas Aquino” sebagai orang suci dan peranannya diakui dunia memberikan sumbangan pemikiran yang luar biasa dalam memanage Negara dan bagaimana selayaknya menempatkan Negara dalam hubungannya dengan Tuhan. Salah satu bentuk pemikiran beliau adalah memunculkan konsep triaspolitica. Negara hendaknya dikelola oleh tiga lembaga yaitu: eksekutive, legislative, dan yudicative. Konsep ini sampai sekarang dipakai oleh banyak Negara di dunia termasuk Indonesia.

Maka untuk perubahan ini bagi kita bukan masalah yang prinsip.Perubahan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari manusia ingin bergerak. Dalam dunia pendidikan yang esensi adalah bagaimana kita selalu melakukan perubahan cara pandang kita tentang siswa (manusia), dan bagaimana menjadikan manusia itu semakin manusiawi.

Nama yayasan pun berubah, dari nama Yayasan Swastiastu menjadi Yayasan Insan Mandiri.

TATA TERTIB SMAK THOMAS AQUINO

PENDAHULUAN

Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal adalah sumber disiplin untuk mencapai ilmu pengetahuan yang dicita-citakan.Oleh karena itu agar cita-cita pendidikan dapat tercapai diperlukan adanya peraturan-peraturan dan tata tertib yang harus ditaati oleh setiap siswa.Dalam buku ini termuat hak dan kewajiban siswa sebagai pedoman dan landasan dalam kegiatan-kegiatan belajar.

HAK
  1. Setiap siswa berhak mendapat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah.
  2. Setiap siswa berhak menggunakan semua fasilitas yang ada menurut peraturan yang telah ditetapkan oleh sekolah .
  3. Untuk meningkatkan atau memperbaiki situasi belajar mengajar di sekolah, setiap siswa berhak berkonsultasi dengan guru BK/Wali kelas/Bapak-Ibu guru.
KEWAJIBAN-KEWAJIBAN

Setiap siswa wajib patuh dan tunduk pada ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

  1. Bertindak serta bersikap sopan santun serta menghormati Bapak/Ibu guru serta pegawai sebagaimana menghormati orang tuanya sendiri, baik di sekolah maupun di luiar sekolah serta menghargai tugas dan pekerjaan Bapak/Ibu guru dan pegawai.
  2. Bertindak dan bersikap sopan santun serta menghormati dan menghargai sesama siswa sebagai siswa yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
  3. Pakaian dan sepatu:

• Senin- Selasa: Baju putih, celana/rok abu-abu, dasi abu-abu, sepatu hitam, kaos kaki putih
• Rabu-Kamis: Baju putih, celana/rok kotak-kotak, sepatu hitam, kaos kaki putih
• Jumat: Seragam Pramuka

  1. Rambut

• Setiap siswa tidak dibenarkan menyemir rambut
• Setiap siswa pria tidak dibenarkan memelihara rambut gondrong seperti:

- Rambut belakang menutup krah kemeja
- Rambut samping menutup daun telinga
- Memelihara kuncir, cambang, dan yang sejenis itu

  1. Kehadiran

• Kehadiran siswa di sekolah dalam kegiatan belajar mengajar selambat-lambatnya 5 menit sebelum jam pelajaran dimulai.
• Apabila seorang siswa terlambat, wajib melapor kepada guru piket.
• Siswa yang terlambat > 15 menit (lebih dari 15 menit) tanpa ada pemberitahuan dari orang tua perihal keterlambatan siswa tersebut, maka siswa akan dipulangkan dengan surat keterangan dari sekolah.
• Bila seorang siswa tidak dapat masuk sekolah karena sakit, siswa wajib menyampaikan surat keterangan dari orang tua / wali kepada Kepala Sekolah atau Wali Kelas. Bila sakit lebih dari 3 hari, wajib menunjukkan surat keterangan dokter.
• Apabila siswa karena sesuatu dan lain hal (upacara adat, dsb) sehingga tidak dapat mengikuti pelajaran atau harus meninggalkan jam pelajaran, wajib menyampaikan surat keterangan yang sah dari orang tua/wali 1 hari sebelumnya. Tanpa surat keterangan dari orang tua/wali, siswa dinyatakan alpa (bolos).

  1. Setiap siswa wajib menjaga keamanan dan kenyamanan suasana sekolah dan ikut ambil bagian dalam memelihara kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah.
  2. Pembayaran Uang Sekolah

• Selambat-lambatnya dibayarkan pada tangal 10 setiap bulannya.
• Perihal penundaan pembayaran uang sekolah dan administrasi sekolah, orang tua wajib memberikan keterangan kepada Kepala Sekolah.

  1. Berkaitan dengan usaha untuk menyelesaikan permasalahan siswa dalam kegiatan belajar mengajar, orang tua/wali wajib memenuhi panggilan pihak sekolah
  2. Setiap siswa wajib memarkir kendaraan pada tempat yang telah disediakan.
LARANGAN-LARANGAN

Siswa tidak dibenarkan:

  1. Meninggalkan /keluar dari lingkungan sekolah pada jam-jam sekolah kecuali ada alasan-alasan tertentu dengan seizin Kepala Sekolah melalui guru piket.
  2. Merokok dan membawa rokok selama berada di lingkungan sekolah dan mengikuti kegiatan di sekolah (intrakurikuler dan ekstrakurikuler).
  3. Membawa, menyimpan, mengedarkan minuman keras atau minuman yang dapat memabukkan serta obat-obatan terlarang (NAPZA).
  4. Membawa senjata api, senjata tajam berupa apapun yang tidak ada hubungannya dengan pendidikan dan pelajaran di sekolah.
  5. Membawa, menyimpan, mengedarkan buku bacaan, film, video, dan media lainnya yang bertentangan dengan susila dan nilai budaya Nasional dan moral Pancasila.
  6. Berkelahi baik secara perseorangan, kelompok mapun bersama-sama secara massal di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
  7. Melakukan tindakan yang mengakibatkan kerugian dan kerusakan material milik sekolah maupun perseorangan.
  8. Menggunakan seragam sekolah di tempat-tempat pertemuan yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan pendidikan dan pengajaran.
  9. Menerima tamu selama mengikuti kegiatan belajar tanpa izin dari guru piket.
  10. Mengubah model seragam yang sudah ditetapkan sekolah serta memakai pakaian yang bertentangan dengan nilai budaya bangsa Indonesia serta bersolek atau berhias yang berlebihan yang tidak selayaknya dilakukan oleh siswa.
  11. Siswa pria tidak dibenarkan memakai perhiasan apapun bentuknya pada daun telinga (anting-anting dan sejenisnya)
  12. Memarkir kendaraan selain di tempat yang sudah ditentukan oleh sekolah.
  13. Mengoperasikan hp/gadget pada saat jam belajar, kecuali atas izin guru mata pelajaran yang sedang mengajar.
SANKSI-SANKSI

Setiap siswa yang melanggar dan tidak mengindahkan ketentuan-ketentuan yang tersebut pada poin C dan D akan dikenakan sanksi-sanksi sebagai berikut.

  1. Peneguran/peringatan secara lisan apabila seorang siswa tidak memenuhi salah satu dari tata tertib yang menjadi kewajibannya seperti tersebut pada poin C dan D.
  2. Peringatan tertulis disampaikan kepada orang tua/wali apabila seorang siswa dalam satu bulan mendapat tiga kali teguran/peringatan pada kasus yang sama dan atau akumulasi pelanggaran sebanyak 6 kali.
  3. Pemanggilan orang tua/wali dilakukan apabila seorang siswa sudah mendapat peringatan tertulis sebanyak 2 kali.
  4. Pemberhentian sementara (skorsing) selama tiga hari dilakukan apabila:

• Sudah dua kali dilakukan pemanggilan orang tua/ wali secara tertulis tidak diindahkan.
• Melakukan pelanggaran pada poin D2 – D7

  1. Seorang siswa tidak diizinkan masuk sekolah dan mengikuti kegiatan belajar mengajar selama ia menurut ketentuan hukum berstatus sebagai tahanan.
  2. Seorang siswa akan dikembalikan kepada orang tua apabila sudah menerima sanksi skorsing sebanyak 2 kali dalam satu tahun pelajaran.
PENUTUP
  1. Tata tertib ini disusun dengan tujuan agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan lancar. Segala sesuatu yang belum atau tidak diatur dalam tata tertib ini akan ditentukan kemudian.
  2. Tata tertib ini berlaku untuk SMAK Thomas Aquino Tangeb.
A. Non Akademik:
  1. Tahun 2001: Juara I Bola Voli Putra Tingkat Kab. Badung.
  2. Tahun 2002: Juara I Bola Voli Putra Tingkat Kab. Badung.
  3. Tahun 2003: Juara I Bola Voli Putra Tingkat Kab. Badung.
  4. Tahun 2003: Juara III Bola Voli Putra Tingkat Prop. Bali.
  5. Tahun 2003: Juara I Pencak Silat Putra Tingkat Kab. Badung.
  6. Tahun 2003: Juara II dan III Renang Putri Tingkat Kab. Badung.
  7. Tahun 2003: Juara I Nyanyi Putri Tingkat Kab Badung.
  8. Tahun 2003: Juara III Nyanyi Putri Tingkat Prop. Bali.
  9. Tahun 2003: Juara I Paduan Suara “Bali Metembang” Tingkat Propinsi Bali.
  10. Tahun 2007: Juara II Bola Volley Putra Tingkat Kab. Badung.
B. Akademik:
  1. Tahun 2003: Juara Harapan I Olimpiade Biologi Tingkat Kab. Badung.
  2. Tahun 2006: Juara Ke tiga lomba KIR Tingkat Kab. Badung.
  3. Tahun 2007: Juara Ke tiga lomba Pidato Bahasa Inggris Tingkat Kab. Badung.
  4. Tahun 2007: Juara Ke dua lomba Olimpiade MIPA tingkat Kab. Badung.
  1. Laboratorium IPA
  2. Laboratorium Bahasa
  3. Laboratorium Komputer
  4. Perpustakaan
  5. Ruang Ketrampilan/Serbaguna
  6. Lapangan Basket
  7. Lapangan Voli Putra-Putri
  8. Ruang Guru
  9. Ruang Tata Usaha
  10. Ruang Kepala Sekolah
  11. Ruang BP
  12. Ruang OSIS
  13. Ruang UKS
  14. Ruang Koperasi
  15. Ruang Kantin
  16. Ruang Gudang
  17. Ruang Musik

SMAK THOMAS AQUINO memiliki jumlah rombel sebanyak 13, dengan uraian sebagai berikut:

Uraian Rombel 10 Rombel 11 Rombel 12
L P Tot L P Tot L P Tot
Jumlah 48 42 90 59 56 115 67 58 125
Kepala Sekolah:

Drs. Nyoman Marsina

Guru:
  1. Drs. Nyoman Marsina
  2. Made Radiawan, S.Pd
  3. Drs. Gede Sarjana
  4. Ni Luh Mulawati, S.pd
  5. Dra. Yustina Ety Susiyanti
  6. Silvia Henny Purwati, SE, M.Pd
  7. Drs. I Nyoman Suwarnawan
  8. P. Resta Noviana, S.Pd
  9. Nanang Furwanto, ST
  10. Yosep Lado Tukan, S.Pd
  11. Ni Nyoman Nurmini, S. Kom
  12. Putu Wisata Eka Putra, SS
  13. I Made Endi Ermawan, S.Pd
  14. I Komang Suitra Yasa, S.Pd
  15. Ni Putu Mas Puspitha Dewi, S.Pd
  16. Hermina Jelita Sebatu, S.Pd
  17. Luh Gede Wijayanti Lakhsmi Dewi, S.Pd. Gr.
  18. Sisilia Kadek Mita Ernia, S.Pd
  19. Ni Putu Widayani Saputri, SS
  20. Filipus Suharyanto, MA
  21. Drs. FX Ketut Lata Suardiana
  22. Rosa Ni Putu Dian Adiari, S.Pd
  23. Dra. Dwihartati Caecilia
  24. I Gst. Kompyang Tantra, S.Ag
Pegawai
  1. I Wayan Yasa
  2. Ni Nyoman Nik Yuniarwati
  3. Sisilia Ni Luh Lely
  4. Ni Putu Suriati
  5. Hanna Sield Evert
  6. Wiwin Indayani
  7. Ni Kadek Budiastrini
  8. I Nyoman Dominikus
  1. Bola Basket
  2. Futsal
  3. Pramuka (Wajib)
  4. Tari Bali
  5. Modern Dance
  6. Memasak
  7. Teater
  8. Paduan Suara
  9. Catur
  10. Paskibra
  11. Musik

Proses pendaftaran:

  1. Calon siswa mengisi form pendaftaran online dengan lengkap dan benar, setelah klik KIRIM, calon siswa akan menerima balasan email sebagai bukti sudah mendaftar.
  2. Calon siswa menerima balasan email dari pihak sekolah beserta informasi terkait pendaftaran siswa baru dan berkas-berkas yang harus dilengkapi.
  3. Calon siswa wajib membawa dan memberikan berkas-berkas yang diperlukan dengan datang langsung ke sekolah.

Silahkan isi data-data dibawah ini dengan lengkap dan benar.