Nama Sekolah: SMPK Thomas Aquino
Tahun Berdiri: 1960
Ijin Operasional:

Jenjang Sekolah: SMP
Status Akreditasi & Nilai: Peringkat A
Tanggal/Masa Akreditasi:

Jumlah Siswa:
Jumlah Kelas:
Jumlah Guru/Pegawai:

Alamat

Jl. Padang Tawang, Canggu
Kec. Kuta Utara, Kabupaten Badung
Bali 80351

Telp.: (0361) 9009811

Galeri

Tujuan sekolah pada akhir tahun pembelajaran sekolah dapat:

  1. Terlaksananya Kurikulum secara efektif dan optimal.
  2. Terlaksananya proses pembelajaran secara efektif
  3. Tercapainya rata-rata Nilai Sekolah (NS) dari 83,31 menjadi 84,00
  4. Mengikuti seleksi siswa berprestasi SMP Tingkat Kabupaten meraih Juara I Putra dan Juara III Putri
  5. Mengikuti lomba MIPA meraih juara III tingkat kabupaten
  6. Mengikuti lomba KIR meraih juara III tingkat kabupaten
  7. Mengikuti lomba pidato bahasa inggris meraih juara III tingkat kabupaten
  8. Mengikuti lomba TIK meraih juara III tingkat kabupaten
  9. Tercapainya 50 % siswa mampu berbahasa Inggris dengan baik
  10. Tercapainya 25 % siswa mampu berbahasa Jepang dengan baik
  11. Tercapainya 85 % siswa mampu mengoperasikan Komputer program Windows, Ms Word, Ms Excel dan Power Point
  12. Tercapainya dari 55% menjadi 60% siswa mempunyai keterampilan life skill/ kecakapan hidup dalam Tata Boga
  13. Tercapainya Tim Basket putra dan putri menjadi juara III tingkat Kabupaten
  14. Tercapainya Tim Voly putra dan putri menjadi juara harapan III tingkat Kabupaten
  15. Tercapainya Tim Sepakbola putra menjadi juara harapan III tingkat Kabupaten
  16. Menjadikan 95% siswa memiliki sikap disiplin terhadap dirinya sendiri maupun terhadap orang lain.
  17. Menjadikan 95% siswa memiliki perilaku yang berbudi pekerti luhur.
  18. Menjadikan 95% siswa memiliki kesadaran terhadap kelestarian lingkungan hidup disekitarnya.
  19. Terlaksananya kegiatan pendidikan karakter setiap awal tahun pelajaran.
  20. Terlaksananya kegiatan agama katolik melalui Misa Kudus, Rekoleksi atau ret-ret pada hari Paskah dan Hari Natal, Ziarah Rohani setiap satu kali dalam setahun.
  21. Terlaksananya kegiatan agama Hindu: Saraswati dan Tirta Yatra.

Sejarah Awal SMPK Thomas Aquino

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Thomas Aquino, yang telah berusia 63 tahun tidak dapat lepas dari jasa yang telah diberikan Pater Noberth Shadeg, SVD (almarhum). Beliau adalah seorang missionaris yang memiliki visi yang jelas dalam karyanya. Setelah mengadakan observasi yang cermat terhadap variabel-variabel masyarakat Bali khususnya dibidang pendidikan di tahun 1950 beliau berkeinginan membangun sekolah.Hal ini diungkapkan kepada Mgr. H. Herman SVD, Uskup Denpasar, dalam paparannya P. Shadeg mengatakan “Pendidikan merupakan sarana yang efektif untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat”. Keinginan tersebut disetujui untuk membangun sekolah swasta (SMPK plus Seminari) di Tangeb, Mengwi, Badung.

Masa Persiapan

Setelah mendapat restu dan dukungan dari Mgr. H. Herman, SVD, Pater N. Shadeg, SVD mengurus perijinan dan persetujuan penyelenggaraan Sekolah pada Kementrian PPK Provinsi Bali di Singaraja. Hal tersebut dikabulkan dengan dikeluarkannya SK nomor 2/PPK/1.7/1953, tertanggal 20 Juli 1953.

SMP Katolik di Tangeb secara resmi dibuka tanggal 4 Agustus 1953, yang merupakan Sekolah Tingkat Pertama swasta pertama di Bali. Ruang belajar sementara dipakai bagian dari gedung Gereja Tangeb dengan jumlah siswa 56 orang, (52 laki-laki dan 4 perempuan) dengan tenaga pengajar tiga orang: Pater N. Shadeg, SVD, R.A. Suryadi dan Yoseph You Sing Lo.

Keberadaan SMP Katolik di Tangeb mendapat tanggapan yang sangat positif dari masyarakat sekitarnya, bahkan dari luar daerah. Hal ini dapat dibuktikan semakin meningkatnya minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SMPK Tangeb.

Masa Perkembangan

Pada Tahun Ajaran kedua 1954/1955, jumlah siswa bertambah menjadi 98 orang. Sekolah SMPK terbagi menjadi dua tipe:

  1. Tipe SMP A untuk sekolah umum
  2. Tipe SMP B untuk khusus calon-calon Imam, yang disebut Seminari Kecil.

Pada tahun ketiga (1955/1956), siswanya berjumlah 148 terbagi menjadi 5 kelas. Peningkatan jumlah siswa yang dari tahun ke tahun semakin bertambah, sementara SMP B (Seminari Kecil) memerlukan bimbingan serta pembelajaran lebih khusus sehingga memerlukan suasana yang nyaman dan tenang maka diputuskan pemindahan lokasi Sekolah Seminari Kecil ke Banjar Tuka agar siswa seminari tidak lagi berbaur dengan siswa sekolah umum pada tahun 1956, namun tetap menjadi bagian dari SMPK di Tangeb. Rektor pertama Seminari adalah Pater N. Shadeg, SVD, sedangkan untuk SMPK Tangeb dipimpin oleh R.A. Suryadi.

Pembentukan Lembaga Pendidikan Katolik

Mengingat karya karitatif pendidikan mendapat respons yang positif dari masyarakat, maka dibentuklah sebuah Yayasan Sosial Pendidikan oleh Uskup Denpasar dengan akte notaris nomor 54, tanggal 27 Agustus 1958 yang dikeluarkan notaris Ida Bagus Ketut Rurus dengan nama YAYASAN SWASTIASTU, berkedudukan di Singaraja. Mulai saat itu SMP Katolik di Tangeb bernaung di bawah Yayasan Swastiastu milik Keuskupan, sehingga kemudian SMP Katolik di Tangeb disebut SMPK Swastiastu Tangeb.

Masa Cerah dan Masa Kritis

Selama berdirinya sampai saat ini SMPK Swastiastu mengalami kemajuan, dan mencapai masa puncaknya pada tahun ajaran 1981-1982 dengan jumlah kelas mencapai 24 kelas dengan jumlah siswa 1010 orang. Penambahan gedung baru dan sarana serta fasilitas pendidikan semakin dilengkapi dengan beberapa bantuan sumbangan alat-alat Laboratorium dari pemerintah Pusat. Sekolah diberikan status DISAMAKAN, hasil penilaian Akreditasi sekolah oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Status disamakan tersebut masih dapat dipertahankan sampai saat ini.

Disamping mengalami masa-masa cerah, lembaga ini juga mengalami masa-masa kritis, dilihat dari menurunya jumlah siswa dari beberapa tahun belakangan penurunan yang paling bawah hingga jumlah siswa secara keseluruhan tidak sampai 150 orang di tahun Ajaran 2004/2005 lalu. Hal ini disebabkan oleh berbagai macam faktor, salah satu faktor diantaranya adalah konsekuensi dari keberhasilan Program Keluarga Berencana dan semakin banyaknya berdiri Sekolah Negeri disekitar.

Perubahan Nama

Pada tahun 2000 terjadi perubahan nama Yayasan yang semula bernama “SWASTIASTU”, kemudian berubah nama menjadi “INSAN MANDIRI” karena satu alasan yang tidak bisa jelaskan secara terperinci disini. Dengan perubahan nama yayasan mengharuskan juga semua nama unit sekolah dengan nama belakang “SWASTIASTU” mengubah nama. Pihak Yayasan mengambil keputusan untuk pergantian nama akan di kelompokkan sesuai wilayah kabupaten dengan nama para orang-orang kudus seperti Santo Thomas Aquino untuk semua sekolah di wilayah Kabupaten Badung, untuk di kota Denpasar memakai nama Santo Yoseph, Untuk di Kabupaten Singaraja memakai nama Santo Paulus, Untuk di Tabanan memakai nama Santa Immaculata, begitu juga yang ada di tempat lain termasuk sekolah-sekolah yang ada di Lombok dan Sumbawa menyesuaikan. Demikianlah SMPK Swastiastu Tangeb berubah nama menjadi SMPK THOMAS AQUINO saat ini peringatan pesta pelindungnya dirayakan setiap tanggal 28 Januari.

Perpindahan

Penurunan jumlah siswa yang disebabkan oleh banyak faktor, mendorong pihak Yayasan Insan Mandiri (Swastiastu lama) untuk mencari solusi untuk memajukan kembali sekolah SMPK di Tangeb. Dari pemikiran dan pertimbangan yang matang maka diputuskan untuk memindahkan lokasi SMPK Swastiastu di Tangeb Desa Abianbase Kecamatan Mengwi ke Banjar Padangtawang, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara mengingat faktor pendukung utama dari Sekolah Dasar Katolik ada di Tuka yang letaknya bersebelahan dengan Banjar Padang Tawang, ini menjadikan lokasi SMPK lebih strategis, dan lebih dekat untuk dijangkau.

Pemindahan ini di rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Badung dengan nomor 0453/1706/DISDIK, tertanggal 9 September 2002 dan Izin Prinsip dari Bupati Badung nomor 9544/Pemb, 17 Oktober 2002. Atas dasar Rekomendasi dan Izin tersebut gedung SMPK Thomas Aquino (Swastiastu lama) dibangun dengan IMB nomor 25/2003 dari Dinas Cipta Karya Badung.

Gedung selesai dibangun dan diresmikan pada tanggal 4 Maret 2003, dengan fasilitas yang lebih memadai, dibangun dalam 3 lantai, dengan jumlah ruangan belajar 9, Laboratorium, Ruang Guru, Ruang perpustakaan, Dapur, Gudang serta WC untuk siswa dan guru dengan jumlah yang memadai.

Pada tahun 2007 diusahakan penambahan lahan dibelakang sekolah untuk pembangunan lapangan Basket, lapangan voli, lompat jauh, kebun serta tempat parkir dan kantin. Halaman depan yang asri dengan penataan dari tahun ke tahun di perbaharui untuk mempercantik penampilan sekolah.

Perbaikan maupun pengadaan dari prasarana IT untuk menunjang kegiatan belajar mengajar maupun pengelolaan secara lebih professional juga tidak ketinggalan mulai tahun ajaran 2005/2006 diusahakan pengadaannya, seperti:

  1. Lab Komputer yang memadai dengan jumlah 20 unit komputer serta 1 LCD projector untuk proses pembelajaran;
  2. Lab Audio untuk audio visual yang dilengkapi dengan 2 unit Komputer dan 1 LCD projector;
  3. Pengadaan alat Musik Band serta alat Marchingband dengan peralatan yang memadai dalam menyalurkan bakat seni dari setiap siswa;
  4. Ruang Tata Usaha juga dilengkapi dengan 2 unit komputer untuk meningkatkan dan memudahkan dalam pekerjaan maupun pelayanan;
  5. Komputer untuk di ruang guru bertujuan memudahkan guru-guru dalam belajar atau membuat tugas atau hal lain yang berhubungan dengan media yang lebih modern;
  6. Pengadaan Laptop untuk Kepala Sekolah untuk membantu pekerjaan lebih optimal;

Penambahan sarana laboratorium IPA juga semakin dilengkapi dengan adanya bantuan School Grand dari Pemerintah Pusat, BOS dan BOS Daerah. Selanjutnya sampai tahun 2016 ini secara berkala mengusahakan segala fasilitas yang diperlukan di antaranya : pengadaan LCD di setiap kelas, CCTV di setiap kelas dan lorong-lorong gedung, almari hasta karya siswa, penambahan peralatan Band dan Marching Band, mengingat bantuan dari Pemerintah Pusat maupun Daerah (BOS Pusat dan BOS APBD) secara kontinyu di terima oleh pihak sekolah sehingga memungkinkan sekolah untuk lebih berbenah diri terutama untuk mengusahakan sarana prasarana yang lebih memadai dengan mempertimbangkan bantuan yang diterima serta kemampuan sekolah.

Sejak mulai berdirinya SMP ini, ada beberapa Kepala Sekolah yang pernah menjabat, nama-nama Kepala Sekolah tersebut yakni:

  1. Pater Norbert Shadeg, SVD Pendiri
  2. R.A. Suryadi 1953 – 1958
  3. D. Jarmanto 1958 – 1960
  4. Th. Sri Artinah 1960 – 1963
  5. I Gusti Putu Oka 1963 – 1973
  6. Ni Gusti Putu Padmi 1973 – 1975
  7. I Gusti Putu Mertha 1975 – 1976 (Pejabat sementara)
  8. AK. Rutus Daryana 1976 – 1985
  9. P. Nyoman Maryantha 1985 – 1996
  10. Drs. P. Lingga Arnatha 1996 – 2003
  11. Sr. M. Elfrida, AK., S.Pd. 2003 – 2013
  12. Sr. M. Anastasia, AK, S.Si. 2013 – sampai saat ini
Hal Masuk Sekolah
  1. Siswa hadir di sekolah 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai. Pkl. 07.15 Wita doa bersama sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
  2. Siswa yang datang terlambat melapor kepada guru piket/guru BP dan akan diberi sanksi sesuai dengan tingkat pelanggarannya yang telah ditentukan pihak sekolah.
  3. Siswa yang berhalangan hadir disekolah karena sakit atau alasan tertentu yang bersifat mendadak orang tua/wali siswa memberitahukan kepada pihak sekolah melalui surat atau telp. ke nomor sekolah 0361-9009811,419232.
  4. Kehadiran siswa dalam 1 ( satu ) semester harus mencapai 85 % dari jumlah hari efektif .
Kewajiban Murid
  1. Taat kepada guru-guru dan Kepala Sekolah.
  2. Ikut bertanggung jawab atas kebersihan , keamanan dan ketertiban kelas dan sekolah pada umumnya.
  3. Ikut menjaga nama baik sekolah, guru dan pelajar pada umumnya, baik di dalam maupun di luar sekolah.
  4. Menghormati guru dan saling harga menghargai antar sesama murid.
  5. Membayar uang administrasi Sekolah dan uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan tepat waktu sesuai dengan peraturan Sekolah.
Hak Siswa
  1. Siswa berhak mengikuti pelajaran selama tidak melanggar tata tertib Sekolah.
  2. Siswa dapat meminjam buku-buku dari perpustakaan sekolah dengan mentaati peraturan Perpustakan.
  3. Siswa berhak mendapat perlakuan yang sama dengan murid yang lain sepanjang tidak melanggar peraturan.
Larangan Murid
  1. Meninggalkan Sekolah selama jam pelajaran berlangsung, tanpa ijin dari sekolah.
  2. Membeli makanan dan minuman di luar Sekolah.
  3. Merayakan Hari Ulang Tahun di Sekolah dalam bentuk apapun
  4. Mengganggu jalannya pelajaran baik terhadap kelasnya maupun terhadap kelas lain.
  5. Berkelahi dan main hakim sendiri jika menemui persoalan antar teman.
  6. Tidak diperbolehkan membawa alat elektronik (HP, Walkman, dll )
  7. Tidak diperkenankan membawa/mengendarai motor ke sekolah.
  8. Merusak/mencuri barang milik sekolah harus diganti/dikembalikan.
Hal Pakaian dan Lain-Lain
  1. Siswa wajib memakai seragam sekolah lengkap sesuai dengan ketentuan sekolah.
  2. Siswa perempuan dan laki-laki dilarang memelihara kuku panjang serta memakai aksesoris berlebihan.
  3. Rambut dipotong rapi, bersih dan terpelihara.
Lain-Lain
  1. Hal-hal yang belum tercantum dalam peraturan tata tertib ini diatur oleh Sekolah.
  2. Peraturan tata tertib sekolah ini berlaku sejak diumumkan.
  1. Juara Harapan I - Lomba Fashion Show
  2. Juara I - Futsal Tingkat SMP dalam rangka Tunas Daud Cup
  3. Juara III - Lomba Basket Putra Thomas Aquino Cup
  4. Juara III - Lomba Paduan Suara dalam rangka Saint Thomas in Action
  5. Juara III - Lomba Speech Contest
  6. Juara II - Lomba Mengarang tingkat Kabupaten
  7. Juara I - Lomba Melukis Putri tingkat Kabupaten.
  1. Ruang Belajar
  2. Ruang Perpustakaan
  3. Ruang Musik
  4. Ruang UKS
  5. Lapangan Olahraga
  6. Laboratorium Komputer
  7. Laboratorium IPA
  8. Kantin Sekolah
  9. Kamar Mandi/WC
  10. Tempat Mencuci Tangan

KEPALA SEKOLAH & GURU

Kepala Sekolah:

Sr. M. Anastasia, AK, S.SI

Guru:
  1. Agung Nugroho
  2. Dewa Ketut Alit, S.Pd
  3. Dra. C. Dwi Hartati
  4. Dra. Ni Luh Made Suseni Putri
  5. Dra. Wayan Suryani
  6. Drs. Yohanes Rajawali
  7. Fransisca Ratna Widiasih, S.Sn
  8. I Gusti Ngurah Krisna Warman, S.Sn
  9. I Komang Sukertiawan, S.Pd
  10. I Made Candra
  11. I Wayan Sukanta, S.Ag
  12. Kadek Dwi Arwati
  13. Leonardo Noven Maryano, S.S
  14. Leonardus Mangu Roman
  15. Made Suari, S.Pd
  16. Maria Immaculata Ni Luh Vita Ayu Hermantasih, A.Md
  17. Ni Made Erdawati
  18. Ni Made Rai Widyastari, S.S
  19. Ni Nyoman Dina Karsika, S.Pd
  20. Paulina Wayan Suwartini
  21. Putu Eka Damayanti, S.Pd
  22. Rosa Ni Putu Dian Adiari, S.Pd
  23. Yuliana Ni Putu Purniawati, S.Pd
  1. Bola Basket
  2. Melukis
  3. Sepak Bola
  4. Marchingband
  5. Modern Dance
  6. Musik/Band
  7. Paduan Suara
  8. Tari Bali
  9. Bola Volley
  10. Wushu

I. SYARAT – SYARAT PENDAFTARAN

  1. Mengambil formulir pendaftaran di SMPK Thomas Aquino tanpa dipungut biaya, atau
  2. Mengisi formulir pendaftaran secara on-line.
  3. Menyerahkan Surat Keterangan Lulus (SKL) yang telah dilegalisir dari sekolah masing-masing.
  4. Menyerahkan foto copy: raport kelas VI semester I & II (fotocopy berwarna), NISN, ijazah SD dan SKHUN SD yang telah dilegalisir oleh Kepala Sekolah masing-masing 2 lembar.
  5. Menyerahkan pas foto 3 x 4 sebanyak 2 lembar.
  6. Menyerahkan foto copy akte kelahiran dan kartu keluarga berwarna masing-masing 2 lembar.
  7. Menyerahkan fotocopy piagam penghargaan (Prestasi Akademik/Non Akademik) bagi yang memiliki.
  8. Semua persyaratan 2 s/d 7 dimasukkan di dalam sebuah Map yang telah disediakan sekolah.
  9. Pendaftaran dimulai tanggal 1 Februari s/d 10 Juli 2020.
  10. Pendaftaran dapat ditutup sewaktu-waktu jika kuota sudah memenuhi.

II. BIAYA PENDAFTARAN

  1. Pendaftaran tanpa dipungut biaya.
  2. Pembayaran Biaya Pendidikan Peserta Didik Baru pada saat menyerahkan formulir pendaftaran, sekurang-kurangnya 50% dari keseluruhan biaya dan batas akhir pelunasan pada bulan September 2020. (Uang yang sudah disetorkan tidak dapat ditarik/diambil kembali).

III. TEMPAT PENDAFTARAN

  1. Di SMPK THOMAS AQUINO PADANG TAWANG.
  2. Telpon: (0361) 9009811, 419232.
  3. Pada hari dan jam kerja Senin- Jumat jam 07.30 – 13.00 Wita dan hari Sabtu jam 07.30 – 12.00 Wita.

IV. KERINGANAN BIAYA

  1. Bagi siswa yang berprestasi pada sekolahnya di kelas VI pada semester 1 dan 2 meraih ranking 1 s/d 3 akan mendapat keringanan SPP dengan ketentuan (ranking yg menjadi acuan keringanan adalah ranking pada semester 2):
    Juara I dibebaskan SPP selama 3 bulan
    Juara II dibebaskan SPP selama 2 bulan
    Juara III dibebaskan SPP selama 1 bulan
  2. Bagi siswa tahun ajaran 2020/2021 tidak akan dipungut biaya penunjang pendidikan (daftar ulang) di kelas 8 dan 9.

V. INFORMASI PENERIMAAN & PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah)

  1. Syarat-syarat pendaftaran di dalam Map biru disetor paling lambat tanggal Jumat, 10 Juli 2020
  2. Seluruh peserta didik baru diwajibkan hadir pada Jumat, 10 Juli 2020 pukul 07.30 – 10.00 WITA untuk mencatat informasi terkait PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah), memakai seragam SD dan membawa alat tulis.
  3. Sekolah menerapkan full day school.

Padang Tawang, 20 Januari 2020
Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru

Silahkan isi data-data dibawah ini dengan lengkap dan benar.