Nama Sekolah: SDK St. Antonius
Tahun Berdiri: 1966
Ijin Operasional: 984/D/UM/4/YS/1986

Jenjang Sekolah: SD
Status Akreditasi & Nilai: A, 94.00
Tanggal/Masa Akreditasi: 2017

Jumlah Siswa:
Jumlah Kelas:
Jumlah Guru/Pegawai:

Alamat

Jl. Majapahit no.9, Taman Sari
Kec. Ampenan, Kota Mataram
Nusa Tenggara Barat 83114

Telp.: (0370) 621365

Galeri

  1. Siswa mengembangkan sikap taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Siswa memiliki sikap toleransi terhadap sesama dan lingkungan.
  3. Siwa memiliki dan mengembangkan kreativitas yang adqa pada dirinya.
  4. Siswa/guru mampu meningkatkan cara belajar mengajar yang berkualitas dan terprogram.
  5. Siswa memilikimbudaya jujur, bertanggung jawab, disiplin dan berdedikasi tinggi.
  6. Siswa mampu memberdayakan potensi diri berupa bakat, minat dan kreativitas secara optimal.
  7. Siswa/guru mampu membangun team kerja yang cerdas, terampil, kompak dan loyal.
  8. Siswa mampumenciptakan suasana cinta kasih dalam kehisupan sehari-hari.

Sekolah Dasar Katolik (SDK) Santo Antonius Ampenan didirikan pada tanggal 19 Mei 1966 dengan akte Notaris ......... Sekolah Dasar Katolik (SDK) Santo Antonius Ampenan berada di bawah naungan Yayasan Insan Mandiri Denpasar wilayah Keuskupan Denpasar ini, beralamat Jalan Majapahit No. 9 Phone (0370) 621365 Ampenan 83114 NTB. Tokoh-tokoh yang berperan dalam pendirian awal sekolah ini adalah Mgr. Paulus Antonius Sani, SVD, Perfektur Apostolik Keuskupan Denpasar ), Pater Hendricus Gierling, SVD.

Sekolah yang awalnya serba terbatas ini ternyata membawa daya tarik sendiri bagi masyarakat sekitarnya. Awalnya tidak banyak siswa yang mendaftar, namun seiring berjalannya waktu dan meningkatnya animo masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di SDK Santo Antonius Ampenan, membuat Yayasan Insan Mandiri Denpasar mengembangkan sekolah ini menjadi dua unit. Hal ini berkaitan erat dengan manajemen sekolah yang tidak profesional lagi bahwa unit sekolah yang dengan jumlah siswanya begitu besar harus dikelola oleh seorang kepala sekolah. Maka pada sekitar tahun 1982, SDK Santo Antonius dibagi menjadi dua, yakni SDK Santo Antonius yang berlokasi di Ampenan yang dipimpin oleh Bapak YB Suparjan dan SDK Santo Antonius yang berlokasi di Cakranegara yang dipimpin oleh Bapak Nyoman Mukra Sukadhana.

Pada tahun 2000 terjadi perubahan nama Yayasan. Semula bernama Swastiastu, kemudian menjadi Insan Mandiri. Namun nama sekolah yang berada di wilayah Yayasan Insan Mandiri Denpasar Cabang Lombok tidak mengalami perubahan nama, tetap seperti semula.

Sejak berdirinya SDK Santo Antonius Ampenan, ada beberapa Kepala Sekolah yang pernah menjabat, yakni:

  1. Bpk YB Suparjan
  2. Bpk IGN Wayan Sukarja
  3. Ibu Yasinta Tanuwijaya
  4. Bpk Thomas Kt Sutangi
  5. Bpk Drs Kamilus Wayan Yusa
  6. Bpk R.Bagus Putra Hariyanto , S.Pd
  7. Hotrina Saragih, S.Ag
  8. Renciani Purba, S.Pd (hingga sekarang).
KEWAJIBAN SISWA
  1. Waktu Belajar:
    • Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis: pk 07.30 s/d 14.00
    • Jumat dan Sabtu: pk 07.30 s/d 10.40
    • Kelas I & II: Mengikuti jadwal Pelajaran.
  1. Berada di lingkungan sekolah 15 menit sebelum kegiatan pembelajaran dimulai
  2. Siswa berbaris dengan rapi, sebelum memasuki ruangan kelas
  3. Berdoa sebelum dan pada akhir pembelajaran
  4. Siswa yang datang terlambat wajib melapor kepada guru piket atau kepala sekolah
  5. Siswa yang tidak masuk sekolah karena:
    • Sakit: Orang tua siswa wajib memberitahukan sekolah secara tertulis, dan yang sakit  lebih dari 3 (tiga) hari mengusahakan surat keterangan dokter.
    • Ijin: Orang tua menyampaikan secara tertulis kepada sekolah. Bila lebih dari 3 (tiga) hari wajib minta ijin kepada kepala sekolah.
    • Alpha: Sekolah memanggil orang tua/wali siswa untuk diminta keterangan.
  1. Bersikap hormat, sopan dan santun kepada semua guru, karyawan dan teman dengan memberi salam.
  2. Menjaga nama baik sekolah, dan keluarga.
  3. Mengenakan pakaian seragam, kaos kaki putih dan sepatu hitam.
    • Senin, Selasa: Blazer, Putih – Merah, (topi, dasi dan ikat pinggang setiap upacara)
    • Rabu: Kotak-kotak Hijau
    • Kamis, Jumat: Pramuka
    • Sabtu: Olah Raga
  1. Memiliki daftar pelajaran, buku pelajaran, catatan lengkap, buku tugas dan ulangan.
  2. Memiliki buku penghubung dan buku pribadi yang ditentukan sekolah, untuk mencatat kejadian sekolah ditandatangani guru dan orang tua murid.
  3. Memiliki alat tulis lengkap, tidak dibenarkan sering meminjam kepada teman.
  4. Melaporkan kejadian yang dialami disekolah kepada orang tua secara benar dan jujur, untuk mendapat tanggapan dan perbaikan dalam pembelajaran disekolah.
  5. Mengikuti salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi pilihannya.
  6. Menjaga, memlihara kebersihan sekolah dan kelestarian lingkungan hidup sekolah dalam bentuk 6K : Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Kekeluargaan, Keindahan dan Kerindangan.
  7. Menjaga dan memlihara milik sekolah dan siswa yang merusak/menghilangkan wajib mengganti.
  8. Mengikuti ulangan formatif secara terprogram, serta harus bersikap jujur dalam ulangan.
  9. Membayar uang sekolah, paling lambat tanggal 10 dalam bulan.
  10. Mengikuti upacara bendera setiap Senin dan hari-hari besar Nasional.
  11. Siswa yang membawa sepeda, parkir di tempat parkir dan menguncinya.
LARANGAN SISWA
  1. Memelihara kuku panjang, mengenakan perhiasan berlebihan, mengenakan pakaian yang tidak sopan
  2. Berkelahi atau beradu fisik selama mengikuti pendidikan di SDK St.Antonius Ampenan.
  3. Membawa permainan, HP, alat elektronik, benda tajam yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran.
  4. Mengganggu teman saat belajar di kelas lain untuk menghindari pelajaran (bolos).
  5. Memalsukan tandatangan orang tua.
  6. Memalsukan hasil belajar dan nilai kepada orang tua sehingga menimbulkan protes.
  7. Les kepada guru sendiri tanpa prosedur/ijin sekolah yang telah ditetapkan oleh Yayasan Insan Mandiri Denpasar.
  8. Mencuri, merokok, melakukan hal yang menjadi larangan pemerintah (ganja).
  9. Menemui orang tua/tamu saat pembelajaran berlangsung tanpa ijin guru/Kepala Sekolah.
  10. Mengucapkan kata-kata kotor terhadap teman/orang lain.
SANKSI/HUKUMAN
  1. Pelanggaran pada poin A 1 s/d 20
    a. Teguran lisan 3 kali
    b. Teguran tertulis 3 kali
    c. Lebih dari 6 kali, panggilan orang tua siswa
    d. Bila orang tua sudah dipanggil sampai 3 kali dan tidak ada perubahan sikap putra-putrinya maka siswa dikembalikan kepada orang tuanya, dan dikeluarkan dari sekolah secara hormat.
  2. Pelanggaran pada point B.
    a. Teguran tertulis 3 kali.
    b. Khusus poin B nomor 2 ; 5 ; 6 dan 8, : siwa diskorsing sehari dan diberi pembinaan oleh Kepala Sekolah.
    c. Pelanggaran lebih dari 3 kali setelah teguran tertulis, Siswa diskorsing dan dibina oleh Kepala Sekolah.
    d. Dikembalikan kepada orangtua murid bila siswa selalu melakukan pelanggaran walaupun sudah diberi pembinaan berkali-kali.
  1. Gedung/Ruang Belajar
  2. UKS
  3. Kamar Mandi/WC
  4. Lapangan Olahraga
  5. Tempat Cuci Tangan
  6. Ruang Komputer
  7. Ruang Tunggu
  8. Tempat Sembahyang

SDK ST ANTONIUS AMPENAN memiliki jumlah rombel sebanyak 11, dengan uraian sebagai berikut:

Uraian Rombel 1 Rombel 2 Rombel 3 Rombel 4 Rombel 5 Rombel 6
L P Tot L P Tot L P Tot L P Tot L P Tot L P Tot
Jumlah 18 17 35 26 24 50 16 21 37 22 28 50 16 20 36 16 22 38
KEPALA SEKOLAH & GURU
Kepala Sekolah:

Sr. Renciani Purba, S.Pd

Guru Kelas:
  1. Maria Goretti Sri Rahayu, S.Pd
  2. Ni Made Sri Swardani, S.Pd
  3. Linda Melyani Pondonggi, S.Pd
  4. Sri Juwariyah, S.Pd
  5. Yulius Umbu Dadonggo, S.Pd
  6. Antonius Parman, S.Pd
  7. Fransisca Aloysia Woti, S.Pd
  8. Veronika Sri Hartinah, S.Pd
  9. Ambrosius Tri Hardiyanto, S.Pd
  10. Antonius Dwi Candra Baria, M.Pd
  11. Dra. Eurthalia Wahyuningsih
  12. Wilhelmina Hingmadi, S.Pd
  13. Falentinus E.O., A.Md
  14. Aleksander, S.Pd
  15. Ni Wayan Kariani, S.Ag
  16. Ong Chay Hwa
  17. Hasannudin Q.H., S.S
  18. Qori'ah, S.Pd
  19. Depi Wulandari
PEGAWAI
  1. R. Didik Rachmadi, S.Pd
  2. Dina Ayu Lestari
  3. Antonius Wiji Raharjo
  4. Fauzi
  5. Marselinus Aliaman
  6. Metodius Mite
  1. Drumband
  2. Karate
  3. Pramuka
  4. Mading

Proses pendaftaran:

  1. Calon siswa mengisi form pendaftaran online dengan lengkap dan benar, setelah klik KIRIM, calon siswa akan menerima balasan email sebagai bukti sudah mendaftar.
  2. Calon siswa menerima balasan email dari pihak sekolah beserta informasi terkait pendaftaran siswa baru dan berkas-berkas yang harus dilengkapi.
  3. Calon siswa wajib membawa dan memberikan berkas-berkas yang diperlukan dengan datang langsung ke sekolah.

Silahkan isi data-data dibawah ini dengan lengkap dan benar.